Jumat, 22 Juni 2018 – 20:13 WIB

SMART Gelontorkan Beasiswa Rp 2,8 Miliar

Dorong Perempuan Dalami Sains dan Teknologi

Kamis, 11 Januari 2018 – 05:03 WIB
SMART Gelontorkan Beasiswa Rp 2,8 Miliar - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Jumlah insinyur Indonesia merupakan yang terendah di ASEAN. Rasio insinyur Indonesia saat ini hanya 3.038 orang per sejuta penduduk, kalah dari Myanmar 3.844 dan Vietnam 8.917.

Bahkan terpaut jauh dari Singapura yang mencapai 28.235 insinyur per satu juta penduduk.

Padahal, Indonesia membutuhkan banyak lulusan Sains, Teknologi, Teknik Mesin dan Matematika (STEM) di tengah gairah pemerintah memacu pembangunan.

Perlu upaya semua pihak, termasuk swasta, BUMN dan pihak terkait lainnya untuk membantu pemerintah mengejar ketertinggalan tersebut.

Termasuk pula memenuhi kebutuhan tenaga ahli untuk pembangunan di segala bidang yang tengah dikebut saat ini. Salah satu upaya yang bisa ditempuh yakni melalui kegiatan kepedulian perusahaan (CSR).

"Melalui kepedulian perusahaan (CSR) yang berkesinambungan ini kami berharap anak-anak muda berprestasi dari pelosok Indonesia memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi dan mengejar cita-cita mereka khususnya di bidang Sains, Teknologi, Teknik Mesin dan Matematika,” ujar Susanto Yang CEO Sinarmas Agro Resources And Technology (SMART) dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10/1).

Dijelaskan, program ini juga diharapkan membuka kesempatan bagi para anak perempuan dari desa binaan di pelosok nusantara untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke universitas, terutama di bidang-bidang STEM yang hingga kini masih belum banyak diambil oleh para mahasiswi.

Padahal, menurut UNESCO, jurusan STEM merupakan pekerjaan yang akan banyak dicari di masa depan (job of the future) yang bisa mendorong kesejahteraan individu dan masyarakat sekitarnya, melalui inovasi serta kreativitas.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar