Smelter Tembaga PTFI Didorong Memberi Nilai Tambah untuk Indonesia

Smelter Tembaga PTFI Didorong Memberi Nilai Tambah untuk Indonesia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proyek ekspansi pengolahan dan pemurian (smelter) PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik, Jawa Timur, Kamis (14/12). Foto: dok PTFI

jpnn.com, JAKARTA - PT Freeport Indonesia (PTFI) dibidik untuk memberi nilai tambah bagi produk hasil dalam negeri.

Hal itu menjadi salah satu tujuan dari MIND ID mendorong penyelesaian smelter tembaga yang dikerjakan PTFI.

Presiden Joko Widodo mengapresiasi MIND ID Group yang proaktif merampungkan sejumlah smelter termasuk salah satunya pabrik pemurnian alumina di Kalimantan Barat. 

Presiden Joko Widodo menjelaskan langkah cepat itu dapat menjadi contoh bagi banyak pelaku pertambangan dalam menciptakan nilai tambah dari komoditas bahan mentah menjadi menjadi bahan setengah jadi maupun produk jadi. 

“Ini yang sering saya sampaikan terkait hilirisasi. Setelah nikel, beberapa komoditas tambang juga terus berjalan, dan kemudian kita masuk ke bauksit. Karena bijih bauksit paling banyak ada di Kalimantan Barat,” kata Jokowi dikutip Jumat (22/3).

Direktur Utama MIND Hendi Prio Santoso mengatakan pihaknya terus mendorong berbagai program hilirisasi produk pertambangan nasional mulai dari tembaga, bauksit hingga nikel demi meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri.

Perseroan berupaya proaktif mendukung pemerintah untuk mendorong program hilirisasi produk pertambangan. 

Hendi menegaskan hilirisasi menjadi cara bagi Indonesia untuk menunjukkan keandalan industrialisasi produk tambang nasional.

PT Freeport Indonesia (PTFI) dibidik untuk memberi nilai tambah bagi produk hasil dalam negeri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News