Soal Koalisi, Bamsoet Sampaikan Pesan Begini kepada Kader Golkar

Soal Koalisi, Bamsoet Sampaikan Pesan Begini kepada Kader Golkar
Ketua MPR RI yang juga Waketum Partai Golkar Bambang Soesatyo alias Bamsoet (dua dari kiri) saat menghadiri acara sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan halalbihalal kader di DPD II Partai Golkar Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Minggu (21/5). Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

"Kita dapat belajar dari referensi global bahwa pada masanya Uni Soviet dan Yugoslavia adalah representasi negara besar dan maju di kawasan Eropa Timur," kata Bamsoet.

Kegagalan dalam membangun semangat kebersamaan, dan kelalaian dalam merawat soliditas ikatan kebangsaan telah menyebabkan kedua negara besar tersebut terpecah-belah dan tercerai-berai.

Masih kata Bamsoet, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, ndonesia saat ini sedang dihadapkan pada berbagai tantangan, baik yang muncul dari faktor internal maupun eksternal.

Mulai dari melemahnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa. kesenjangan sosial-ekonomi di tengah masyarakat, de-moralisasi generasi muda bangsa, potensi konflik horisontal di tengah kontestasi politik, dan ancaman krisis dan hegemoni ekonomi-politik global.

"Tantangan kebangsaan yang paling rawan hari ini adalah, masih adanya kesenjangan sosial- ekonomi di tengah masyarakat," ungkap Bamsoet.

Bamsoet menyebutkan hingga September 2022, tingkat kemiskinan di Indonesia tercatat sebesar 9,57 persen. Artinya, masih ada sekitar 26,36 juta orang yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Sementara itu, pada periode yang sama, angka ketimpangan distribusi pendapatan atau dikenal dengan istilah rasio gini, tercatat sebesar 0,381, atau masih di bawah target yang ditetapkan pada RPJMN 2020-2024 sebesar 0,374.

Sebagai data pembanding, World In-equality Report 2022 mencatat bahwa meskipun tingkat kekayaan masyarakat Indonesia meningkat signifikan sejak 1999, namun tingkat ketimpangan kekayaan masih cenderung stagnan.

Bambang Soesatyo alias Bamsoet menyampaikan pesan begini kepada kader Golkar soal koalisi di Pilpres 2024

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News