Sopir Meninggal saat Mengendarai Mobil

Sopir Meninggal saat Mengendarai Mobil
Jenazah. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

Sesampai di G-Walk, Chunlei meminta kembali ke kompleks TPA Benowo sekitar pukul 10.00. Ada urusan tertentu yang harus segera diselesaikan di sana.

David menyetujui. Dia kemudian meminta Rochim mengantar pulang Chunlei lebih dulu.

''Driver saya dan Chunlei kemudian cepat-cepat kembali pulang ke TPA Benowo,'' tutur David saat dimintai keterangan petugas di lapangan.

Chunlei menyatakan, saat dalam perjalanan, sikap Rochim normal dan terpantau sehat.

Dia tidak mengeluh sakit dan tidak ada yang aneh. Namun, sesaat setelah turun dari tanjakan Jalan Raya Balerina menuju Jalan Bukit Golf Utama, Rochim memegangi dadanya.

Sejurus kemudian, dia menginjak pedal rem. Sontak, keduanya terpental.

Chunlei merasa aneh. Keadaan lalu lintas saat itu lengang, tetapi Rochim justru menginjak pedal rem dengan cepat.

''Setelah diperiksa Chunlei, ternyata Rochim sudah nggak sadar. Mulutnya mengeluarkan liur,'' jelas David.

Sang sopir terlihat normal dan sehat saat mengendarai mobil tapi saat melewati tanjakan dia meninggal.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News