Soroti Komposisi Capres-Cawapres 2024, Sultan: Sangat Jawasentris

Soroti Komposisi Capres-Cawapres 2024, Sultan: Sangat Jawasentris
Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan B Najamudin. Foto: Dok DPD RI

Lebih lanjut, mantan aktivis KNPI itu menerangkan bahwa pemilu 2024 akan meninggalkan banyak pengalaman berharga bagi perjalanan demokrasi Indonesia.

Sebagai bangsa, kata Sultan, perlu mengevaluasi sistem demokrasi yang cenderung makin mengarah liberal saat ini.

"Selain menghilangkan syarat pencalonan atau presidential treshold (PT 20 persen), kami mengusulkan agar diterapkan sistem electoral college oleh anggota Parlemen baik anggota DPR dan DPD RI pada pemilihan presiden,” ujar Sultan.

Secara pribadi juga, Sultan mengaku pernah mengusulkan jika perlu Wapres itu lebih dari satu untuk mengakomodasi kewilayahan Indonesia yang sangat luas dan beragam.

“Banyak sekali ide gagasan dan opsi ke depan untuk memperbaiki sistem demokrasi kita agar makin hari makin ideal, akomodatif dan menghindari polarisasi,” ujar Sultan.

Bahkan lebih dari ini patut menjadi bahan pertimbangan dan renungan kita semua agar mengembalikan sistem pemilihan presiden ke MPR adalah salah satu opsi yang lebih ideal dan akomodatif agar tidak diserahkan ke mekanisme pasar seperti sekarang ini karena biaya politik akhirnya makin lama mahal sekali.

“Sistem ini juga lebih efektif untuk mengelolah bangsa sebesar ini sesuai dengan konsep bernegara Pancasila,” tegas Sultan.(fri/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mengungkap keprihatinannya pada komposisi calon presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2024 yang Jawasentris.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News