Soroti Perundungan yang Masih Terjadi di Lingkungan Pendidikan, Ini Saran Mbak Rerie

Soroti Perundungan yang Masih Terjadi di Lingkungan Pendidikan, Ini Saran Mbak Rerie
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat alias Mbak Rerie menyoroti masih terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan. Foto: Dokumentasi Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA -  Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyoroti kasus perundungan yang kerap terjadi lingkungan pendidikan.

Menyikapi hal tersebut, dia mengatakan membangkitkan kembali filosofi pendidikan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara penting untuk memulihkan kembali sistem pendidikan nasional yang mampu menjawab tantangan zaman.

"Upaya serius dan menyeluruh mendesak dilakukan untuk mengangkat kembali nilai-nilai pendidikan yang pernah ditanamkan Bapak Pendidikan Nasional kita Ki Hajar Dewantara," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/7).

Saran tersebut juga disampaikan Lestari Moerdijat menyikapi hasil Asesmen Nasional (AN) 2021 dan 2022 yang mencatat sebanyak 24,4 persen peserta didik mengalami berbagai jenis perundungan.

Bahkan kerap terjadi miskonsepsi yang menganggap perundungan sebagai cara menguatkan mental peserta didik.

Menurut Lestari, filosofi yang diajarkan Ki Hajar Dewantara menekankan pentingnya pengembangan karakter, kebebasan berpikir, dan penghargaan terhadap budaya untuk ditanamkan kepada para peserta didik.

Hal itu penting dilakukan di tengah proses pendidikan saat ini yang kerap fokus pada pencapaian akademik semata tanpa memperhatikan perkembangan karakter siswa.

Mbak Rerie yang akrab disapa itu mengatakan terjadinya sejumlah aksi perundungan di lingkungan pendidikan mengindikasikan masih kurangnya upaya menanamkan budi pekerti yang baik kepada para peserta didik.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat alias Mbak Rerie menyoroti masih terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan, simak sarannya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News