Sosiolog UI Sebut Menteri Agama Konyol, Ini Alasannya

Sosiolog UI Sebut Menteri Agama Konyol, Ini Alasannya
Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) Tamrin Amal Tomagola. Foto: Fathan Sinaga/jpnn.com

Sedangkan di Indonesia, kata Tamrin, pengalaman antara agama dan negara selalu berjalan beriringan. Bahkan hubungan antara keduanya selalu membawa manfaat yang positif.

"Jadi enggak ada pengalaman seperti itu sehingga orang Indonesia tidak terbiasa memisahkan antara ruang agama dengan negara. Malah minta negara mengurus urusan-urusan agama yang kalau pakai aliran sekuler barat itu enggak boleh," jelas dia. (tan/jpnn)

Video Pilihan :

Jadi Menteri Agama kalau dia mau bikin aturan yang melarang orang pakai cadar dan celana cingkrang, itu konyol. Ngapain itu pakaian orang kok diatur-atur itu.


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News