Spanyol Pertahankan Tradisi Perang Tomat
Sabtu, 30 Agustus 2008 – 12:28 WIB

Aksi perang tomat di Bunol, Spanyol. Foto: Reuters.
BUNOL - Sekujur tubuh sekitar 40 ribu ’’petarung’’ di Bunol, Spanyol, Kamis (28/8) dipenuhi ’’darah’’ tomat segar. Meski belepotan, mereka asyik-asyik saja, bahkan terlihat sangat menikmati hiburan yang hanya bisa didapatkan satu tahun sekali itu. Agar tak mudah dijatuhkan lawan, mereka melengkapi diri dengan ’’senjata perang’’. Antara lain raket untuk men-smash tomat yang datang, maupun kacamata renang guna melindungi mata dari asamnya sari buah tomat. Penyelenggara festival makanan yang sudah mentradisi sejak 1940-an ini menyediakan 113 ton tomat untuk amunisi. Begitu perang tomat usai, warga bersama-sama membersihkan diri di sungai terdekat.
Tradisi perang tomat ini memang tetap dipertahankan di negeri di mana juga terdapat atraksi matador itu. (poe/ami)
Baca Juga:
BUNOL - Sekujur tubuh sekitar 40 ribu ’’petarung’’ di Bunol, Spanyol, Kamis (28/8) dipenuhi ’’darah’’
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Dukung Pernyataan Menlu Sugiono, Wakil Ketua MPR: ICJ Harus Hentikan Kejahatan Israel
- Irlandia Desak Israel segera Buka Blokade ke Gaza
- 2 Mei 1945 dan Kisah Muslim Pahlawan Pengibar Bendera Palu Arit
- Kuliah Umum di Universiti Malaya, Ibas Bahas Geopolitik, Geoekonomi dan Kekuatan ASEAN
- Mendagri Tito Pidato di Global Security Forum di Qatar
- Otoritas Gaza Tuduh Israel Tangkap 360 Tenaga Kesehatan