Stafsus Presiden Puji Program Pelatihan 1 Juta Petani Milenial Kementan

Stafsus Presiden Puji Program Pelatihan 1 Juta Petani Milenial Kementan
Ilustrasi - Petani di Kampung Budaya Sindang Barang RW 08, Desa Pasir Eurih, Tamansari, Bogor mengayak gabah kering hasil panen, Sabtu (5/9/2020). Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Staf khusus Presiden RI Billy Mambrasar mengomentari program pelatihan dan pendampingan terhadap 1 juta petani milenial dan pengukuhan 2000 duta petani andalan, yang digelar Kementerian Pertanian secara online maupun offline.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat baik dan berperan penting dalam meningkatkan kapasitas serta kemampuan anak muda di sektor pertanian yang saat ini makin maju, mandiri dan modern.

"Kegiatan ini juga membuat petani muda makin termotivasi untuk sama-sama bergerak memajukan sektor pertanian Indonesia yang mengalami peningkatan pesat, yakni pertanian maju, mandiri dan modern," ujar Billy dalam keterangannya, Sabtu (7/8).

Billy mengaku mendapat perintah khusus dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memastikan cetakan petani milenial dapat berjalan dengan baik.

Artinya, semua provinsi memiliki petani muda yang tangguh dan memiliki petani andalan di daerahnya masing-masing.

"Karena itu saya mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi jajaran Kementan ini, terutama program yang berkaitan langsung dengan pencetakan generasi muda, yang dilakukan secara konkret melalui berbagai pelatihan," katanya.

Sementara itu, Kordinator Petani Milenial Provinsi Papua Barat Simon Tabuni mengaku senang dengan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh Kementan.

Karena kegiatan tersebut menjadi sarana pengembangan diri sekaligus pengetahuan umum terhadap sistem digitalisasi, mekanisasi dan pola bisnis produk pertanian yang makin pesat.

Staf khusus presiden memuji program pelatihan satu juta petani milenial yang dilaksanakan Kementan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News