Stafsus Presiden Puji Program Pelatihan 1 Juta Petani Milenial Kementan

Stafsus Presiden Puji Program Pelatihan 1 Juta Petani Milenial Kementan
Ilustrasi - Petani di Kampung Budaya Sindang Barang RW 08, Desa Pasir Eurih, Tamansari, Bogor mengayak gabah kering hasil panen, Sabtu (5/9/2020). Foto: Ricardo/jpnn.com

"Program ini juga sangat bagus sebagai sarana untuk menjangkau petani milenial yang belum disentuh berbagai program pertanian. Jadi saya kira ini kegiatan yang luar biasa," katanya.

Simon menilai pelatihan dan pengukuhan petani muda titik balik lahirnya konsolidasi total dalam memanfaatkan lahan-lahan pertanian di seluruh Indonesia dengan sistem pola tanam yang makin modern.

"Ini sangat penting untuk menjaga daerah dan negara tetap swasembada pangan, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi dan kesejahteraan. Kami dari daerah Papua siap mendorong pertumbuhan dan pemberdayaan petani milenial," katanya.


Pertanian Indonesia Makin Modern

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak terhadap kemajuan sektor pertanian Indonesia di bawah arahan dan perintah langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mentan berharap ke depan petani muda mampu menguasai semua perlengkapan sistem mekanisasi dan teknologi yang makin berkembang.

"Sebab menjadi petani itu tidak lagi identik dengan kaki kotor berlumpur dan panas kena terik matahari. Semua sudah ada teknologi dan mekanisasi. Jika kita mau kita bisa, dengan tekad yang kuat semua bisa maju," katanya.

Presiden Joko Widodo dalam pembukaan pelatihan petani milenial sebelumnya mengingatkan bahwa sektor pertanian selama ini menjadi sektor yang paling tangguh.

Staf khusus presiden memuji program pelatihan satu juta petani milenial yang dilaksanakan Kementan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News