Stok Garam Cukup, HMPG Jajaki Perluasan Area Tambak

Stok Garam Cukup, HMPG Jajaki Perluasan Area Tambak
Petani garam. Foto: JPG/Pojokpitu

Apalagi, teknologi geoisolator, sarpras, dan infrastruktur juga sangat membantu dalam peningkatan kuantitas dan kualitas garam.

”Kalau ada kelebihan pasokan, bisa dimanfaatkan sebagai substitusi memenuhi kebutuhan industri. Jadi, impor bahan baku bisa ditekan,” kata Hasan.

Untuk menjaga stabilitas garam, pihaknya menjajaki perluasan area tambak garam di Jatim.

Beberapa daerah yang berpotensi, antara lain, Pasuruan, Situbondo, dan Banyuwangi.

Area tersebut bisa dijadikan lahan ekstensifikasi untuk peningkatan garam rakyat dalam mendukung swasembada garam.

Selama ini, kontribusi terbesar pasokan garam berasal dari Madura. Secara nasional, kontribusinya mencapai 60 persen.

Untuk Jatim, kontribusi Madura dalam produksi garam mencapai 70 persen.

Selebihnya, pasokan garam berasal dari berbagai daerah sentra garam yang tersebar di Indonesia. Termasuk Jawa Barat serta berbagai daerah di Jatim.

Ketua Himpunan Masyarakat Petambak Garam (HMPG) Jatim Muhammad Hasan memastikan ketersediaan garam dalam kondisi cukup.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News