Sudah Lelah Perjuangkan Anak Ikut PPDB Sistem Zonasi, Akhirnya Daftar ke Sekolah Swasta

Sudah Lelah Perjuangkan Anak Ikut PPDB Sistem Zonasi, Akhirnya Daftar ke Sekolah Swasta
Orangtua siswa antri saat akan melakukan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Foto: batampos

jpnn.com, SURABAYA - Data hasil zonasi PPDB SMA negeri berubah. Jarak domisili pendaftar yang diterima dengan sekolah semakin jauh. Pendaftar yang sebelumnya terlempar kembali masuk.

Misalnya, SMAN 4 Sidoarjo. Selasa (18/6), jarak terjauh yang diterima adalah 1.006 meter. Lalu kini jarak terjauh menjadi 1.247 meter. Para siswa yang semula tidak diterima kini sementara tercatat diterima.

Contoh lainnya, SMAN 1 Krembung. Sebelumnya, jarak terjauh yang diterima adalah 2.512 meter. Kini menjadi 4.761 meter. Itu merupakan jarak terjauh siswa yang diterima di SMAN Sidoarjo.

BACA JUGA : Polemik PPDB Sistem Zonasi, Sekolah Swasta Malah Dapat Berkah

Febiola Alyza Kusuma termasuk siswa yang beruntung. Awalnya, dia dinyatakan tidak diterima. Sebab, jarak dari rumahnya ke SMAN 4 Sidoarjo mencapai 1.120 meter.

Nah, kemarin Febiola masuk peringkat ke-209 dari 236 siswa yang diterima lewat jalur zonasi.

''Sepertinya ada yang tidak jadi mendaftar atau pindah ke sekolah lain. Karena itu, jarak terjauhnya berubah," ujar Lailiyah, ibu Febiola.

Lailiyah baru tahu perkembangan itu setelah mengecek kembali. Dia penasaran dengan hasil terakhir PPDB. "Saya pikir sudah tidak diterima. Wong sejak hari pertama tergeser," ucapnya.

Sebagian orang tua murid akhirnya terpaksa mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta karena lelah dengan PPDB sistem zonasi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News