Suhendra Terima Ketua Komisi Pertahanan dan Militer Parlemen Thailand

Suhendra Terima Ketua Komisi Pertahanan dan Militer Parlemen Thailand
Suhendra Hadikuntono (kiri) menerima kunjungan Ketua Komisi Pertahanan dan Militer Parlemen Thailand Dr Datuk Seri Sutipan Siririkanon di kediamannya di Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2020). Foto: Dokpri for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Suhendra Hadikuntono, pengamat intelijen yang juga tokoh perdamaian internasional, menerima kunjungan Ketua Komisi Pertahanan dan Militer Parlemen Thailand Dr Datuk Seri Sutipan Siririkanon. Suhendra menerima tamu kehormatan itu di kediamannya di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2020).

Kunjungan Sutipan ini terjadi di tengah konflik internal yang meruncing di Thailand Selatan, sehingga ia meminta Suhendra untuk memainkan peran sentral dalam menyiapkan skema perdamaian di wilayahnya.

Sutipan yang juga representasi kaum muslim di Thailand Selatan meminta Suhendra menjadi juru damai konflik yang sudah lebih dari 60 tahun terjadi di wilayahnya. Hal ini disampaikan Sutipan dalam pembicaraan langsung dengan Suhendra.

Konflik di Thailand selatan antara umat muslim yang merasa dimarjinalkan atau diperlakukan tidak adil oleh pemerintah Thailand telah terjadi sejak tahun 1960.

Konflik bermula dari aneksasi atau pencaplokan wilayah dan kedaulatan Kesultanan Pattani oleh negara Thailand.

Selain Pattani, tiga provinsi lain yang berpenduduk mayoritas muslim juga mendapat perlakuan diskriminatif, yakni Yala, Narathiwat, dan Songkhla.

Perlawanan terhadap pemerintah pusat Thailand dilakukan oleh The Pattani United Liberation Organisation (PULO), Barisan Revolusi Nasional (BRN), dan Barisan Nasional Pembebasan Pattani (BNPP).

Muslim di Thailand banyak dijumpai di beberapa provinsi wilayah selatan, antara lain Pattani (80%), Yala (68,9%), Narathiwat, Satun (67,8%), dan Songkhla.

Sutipan yang juga representasi kaum muslim di Thailand Selatan meminta Suhendra menjadi juru damai konflik yang sudah lebih dari 60 tahun terjadi di wilayahnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News