Survei Point Indonesia Tunjukkan Peluang Pemilu Sekali Putaran Makin Nyata

Survei Point Indonesia Tunjukkan Peluang Pemilu Sekali Putaran Makin Nyata
CEO Point Indonesia, Karel Harto Susetyo menyampaikan hasil temuan risetnya untuk membaca potensi keterpilihan 3 paslon yang tengah berkompetisi dalam Pilpres 2024, Rabu (31/1/2024). Foto: dok Point Indonesia

Yang mana, 79,9% responden menyatakan sudah mantab untuk menentukan pilihannya dan kecenderungan tidak berubah mengingat waktu pencoblosan masih 15 hari lagi dari saat ini. Sementara yang masih bisa saja berubah di last minutes ada 18,1%. Lalu yang tidak menjawab atau tidak tahu hanya 2%.

"Strong voters tinggi dan swing voters rendah. Saat ini perolehan elektabilitas Prabowo-Gibran yang tampak dari survei ini kemungkinan tidak akan memengaruhi posisi nomor urut 02. Bahkan bila swing voters dan undecided voters diberikan seluruhnya ke paslon nomor urut 01 dan 03 sekalipun," terangnya.

Ada beberapa aspek yang ditemukan di dalam survei yang dilakukan Point Indonesia, di mana keberadaan Gubernur Jawa Tengah Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU hingga Menteri BUMN Erick Thohir yang mendukung Prabowo Gibran menjadi salah satu faktornya.

Apalagi baru-baru ini, politisi senior PDIP yang dekat dengan kalangan muda, Maruarar Sirait keluar dari kandang banteng dan memilih memihak kepada Prabowo Gibran dalam kontestasi politik elektoral.

"Arus migrasi pemilih swing voters ini disamping dipicu oleh banyak bergabungnya vote getters Khofifah Indar Parawansa, Erick Thohir dan kelompok relawannya, Maruarar Sirait dan vote getters lainnya ke dalam blok 02," paparnya.

Ditambah lagi menurut Karel adalah cara-cara politik paslon 01 dan 03 termasuk relawan dan simpatisannya yang lebih aktif menyerang 02 ketimbang mengunggulkan program kerjanya menjadi pemicu mengapa elektabilitas Prabowo Gibran melejit, sementara kedua paslon lain cenderung turun dan stagnasi.

"Blunder yang dihasilkan oleh paslon 01 dan 03 termasuk timsesnya yang tidak solid," imbuhnya.

Dan faktor terakhir menurut Karel adalah cara politik paslon 02 yang lebih aktif melakukan sosialisasi program kerja ketimbang disibukkan melakukan serangan ke lawan politik.

Potensi kemenangan satu putaran ini menurut Karel tidak muluk-muluk, sebab mayoritas responden sudah menetapkan bahwa pilihan mereka sudah final

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News