JPNN.com

Survei SCG di Surabaya - Sidoarjo: NasDem Bakal Pecah Telur Kursi DPR

Rabu, 10 April 2019 – 18:17 WIB Survei SCG di Surabaya - Sidoarjo: NasDem Bakal Pecah Telur Kursi DPR - JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Surabaya Consulting Group (SCG) merampungkan hasil survei pemilu legislatif di dapil Jatim I yang meliputi Surabaya dan Sidoarjo. Dari alokasi sepuluh kursi DPR RI, diprediksi diambil lima partai yaitu PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, NasDem dan Golkar.

”Di dapil ini, tingginya elektabilitas Jokowi yang mencapai 77,69 persen telah memengaruhi dan berdampak positif terhadap perolehan parpol-parpol yang diidentifikasi sebagai pendukung Jokowi,” ujar Direktur Eksekutif SCG Didik Prasetiyono, Rabu (10/4).

Survei SCG menyebutkan, PDIP mengunci tingkat elektabilitas tertinggi sebesar 35,96 persen, disusul PKB 13,65 persen, Gerindra 6,73 persen, Golkar 3,85 persen, NasDem 3,46 persen, Demokrat 2,69 persen, PAN 2,69 persen, dan PPP 1,15 persen.

Partai-partai lain mendapat di bawah satu persen. Sedangkan undecided voters masih tinggi, yaitu 26,73 persen. “Setelah hasil survei dikonversi ke metode perhitungan terbaru Sainte Lague, dengan menghilangkan variabel undecided voters, dari sepuluh kursi DPR, lima kursi menjadi milik PDIP, dua kursi untuk PKB, masing-masing satu kursi untuk Gerindra, NasDem, dan Golkar,” tutur Didik.

(Baca Juga: Jokowi – Ma’ruf Menang Besar di Surabaya - Sidoarjo)

Dia menggarisbawahi empat hal dari survei tersebut. Pertama, keberhasilan PDIP yang merajai hingga merebut lima kursi, meningkat pesat dibanding pemilu 2014 sebesar tiga kursi.

“Tidak bisa dimungkiri dapil ini, terutama Surabaya, adalah kandang banteng. Capaian PDIP ini juga tidak terlepas dari efek Jokowi serta perubahan sistem penghitungan dari BPP (Bilangan Pembagi Pemilihan) menjadi Sainte Lague yang menguntungkan partai bersuara besar,” ujar Didik.

Kedua, tak terpilihnya kembali sejumlah incumbent DPR, seperti dari Demokrat, PKS, dan PAN karena imbas negatif tingginya suara pemilih Jokowi, yang tentunya akan memilih partai pendukung Jokowi. Selain itu, sistem penghitungan Sainte Lague turut membuat caleg partai-partai tersebut tersisih.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...