JPNN.com

Tak Kuat Hadapi Konflik Asmara, Pejabat Desa Gantung Diri

Senin, 02 April 2018 – 07:47 WIB Tak Kuat Hadapi Konflik Asmara, Pejabat Desa Gantung Diri - JPNN.com

jpnn.com, BONE BOLANGO - TS alias Tom, 24, pejabat Desa Tolotio, Kecamatan Bonepantai, Bone Bolango, Gorontalo, gantung diri, Minggu (1/4) pukul 16.30 wita, dipicu konflik asmara.

Aksi Tom itupun membuat warga Desa Tolotio geger. Pasalnya, Tom cukup familiar di kalangan masyarakat Desa Tolotio. Kesehariannya, Tom menjabat sebagai salah satu Kepala Seksi di Pemdes Tolotio.

Tak heran bila aksi Tom yang mengakhiri hidup dengan seutas tali langsung memicu kerumuman warga. Para warga yang tadinya mulai bersiap menyambut datangnya waktu Maghrib, langsung berhamburan menuju kediaman Tom.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post (Jawa Pos Group), sekitar pukul 11.00 wita, Tom masih sempat bercanda dengan sang nenek Aisa Bakari (62) di dapur. Hampir satu jam lamanya cucu dan nenek itu saling bercanda ria. Menjelang pukul 12.00 wita, Tom meminta izin ke kamarnya. Ia pun menyampaikan alasan ingin beristirahat.

Tanpa ada firasat apapun, Aisa menyahuti permintaan Tom. Ia pun membiarkan sang cucu ke kamar. Hingga sore hari, Tom tak kunjung keluar kamar. Sekitar pukul 16.30 wita, pacar Tom, GDj alias Ema datang ke rumah Tom. Kebetulan jarak rumah insan yang dilanda perasaan cinta itu saling berdekatan.

Gadis 23 tahun itu sengaja datang ke rumah Tom karena ingin menyelesaikan konflik asmara yang dihadapinya bersama Tom. Sekitar empat hari sebelumnya, hubungan asmara Ema dan Tom sempat goyah.

Kondisi itu membuat keduanya bertikai. Namun beberapa saat kemudian, Tom lantas menghubungi Ema untuk menyampaikan permohonan maaf. Ditengarai karena belum mendapat respons, Tom menghubungi Ema melalui telepon. Ia pun mengatakan akan pergi selama-lamanya bila permintaan maafnya tak dikabulkan.

Begitu tiba, Ema lantas menanyakan keberadaan Tom kepada Aisa. “Ada di dalam kamar,” jawab Aisa kepada Ema.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...