Tak Kuat Iman, Jadinya Cinta Lama Bersemi Kembali

Tak Kuat Iman, Jadinya Cinta Lama Bersemi Kembali
Tak Kuat Iman, Jadinya Cinta Lama Bersemi Kembali. Ilustrasi Radar Malang/JPNN.com

jpnn.com - JPNN.com MALANG - Pernikahan itu adalah sesuatu yang sakral, tak bisa dipermainkan layaknya hubungan pacaran.

Kalau dalam status pacaran jika terlibat dalam pertengkaran, untuk penyelesaiannya cukup berakhir dengan sebuah perpisahan.

Tapi, kalau merasa masih cinta, maka ujung-ujungnya balikan. Dan akhirnya statusnya akan menjadi putus nyambung-putus nyambung.

Namun, kalau sudah menikah berbeda keadaannya. Sebab, jika sudah menikah, maka ketika bertengkar tidak mungkin dengan mudah memutuskan untuk berpisah.

Sebisa mungkin pasangan akan mencari solusi, sehingga pernikahan tetap bisa dipertahankan.

Seperti yang dilansir Radar Malang (Jawa Pos Group), Markucel, 39, berusaha untuk memegang prinsip untuk menikah sekali dalam seumur hidup. Baginya, pengalaman berpacaran dengan banyak gadis merupakan modal dalam membina rumah tangga dengan baik.

Sehingga saat memutuskan ingin menikahi Markonah, 34, warga Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dia berjanji setia sehidup-semati.

Karena itu, dia merealisasikan keinginannya untuk menikahi wanita pujaannya itu pada 1 September 2001 silam.

JPNN.com MALANG - Pernikahan itu adalah sesuatu yang sakral, tak bisa dipermainkan layaknya hubungan pacaran. Kalau dalam status pacaran jika terlibat

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News