JPNN.com

Tambah Ekskavator untuk Kebut Pengerjaan Pintu Air Kandangan

Rabu, 07 November 2018 – 10:10 WIB Tambah Ekskavator untuk Kebut Pengerjaan Pintu Air Kandangan - JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Pengerjaan Rumah Pompa dan Pintu Air Kandangan dikebut. Targetnya, akhir tahun ini pintu air yang digadang-gadang menjadi pengendali banjir untuk wilayah Surabaya Barat itu bisa berfungsi. 

Pintu Air Kandangan berada di antara Kecamatan Benowo dan Asemrowo. Pintu air yang dibangun sejak Juni 2017 itu merupakan muara dari aliran sungai di empat Kecamatan di Surabaya Barat. Yakni, Benowo, Pakal, Sambikerep, dan Lakarsantri. "Itu pintu air untuk mengatur saat air sedang meluap," ucap Lurah Osowilangun Agus Edi Purnomo kemarin. 

Menurut Agus, Pintu Air Kandangan sudah bisa difungsikan, tetapi belum bisa maksimal karena tanggul sebelah kiri belum selesai. Jadi, air masih bisa mengalir dari celah yang ada. Karena berkejaran dengan waktu, mereka menambah ekskavator. Awalnya hanya satu, mulai kemarin ditambah satu lagi. "Harus selesai secepatnya," kata Angga Prasetya, satgas operator Pintu Air Kandangan. Nanti ada empat petugas yang berjaga bergantian selama 24 jam. 

Pintu Air Kandangan berfungsi untuk mencegah masuknya air pasang dari laut. Dengan demikian, banjir yang disebabkan air laut pasang alias banjir rob bisa dicegah. Jika turun hujan, pompa di Pintu Air Kandangan akan menyedot air dari sungai, lalu dibuang ke laut. Pompa dinyalakan jika volume air sungai di empat kecamatan itu tinggi.

Ada tiga pompa air yang disiapkan di Pintu Air Kandangan. Dua pompa di antaranya berfungsi untuk membuang air ke laut. Dalam satu detik, setidaknya mampu dipompa 3 kubik air. Dengan kekuatan seperti itu, banjir saat musim hujan diharapkan bisa dicegah. Terutama untuk wilayah Benowo dan Sambikerep. Sementara itu, satu pompa digunakan untuk memompa lumpur di sekitar pintu air. 

Menurut Agus, saat ini masih ada empat pintu air yang digunakan untuk mengatur keluar masuknya air. Namun, tidak tertutup kemungkinan tahun depan ditambah tiga pintu air lagi. Jadi, total ada tujuh pintu air. Selain penambahan pompa air, akan dilakukan normalisasi kali. Namun, soal waktunya, Agus belum mengetahui secara pasti karena masih membutuhkan kesepakatan dari warga di sekitar lokasi. (omy/c6/any) 

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...