Temui Demonstran, Wali Kota Eri Lempar Sebagian ke Gubernur Khofifah

Temui Demonstran, Wali Kota Eri Lempar Sebagian ke Gubernur Khofifah
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi didampingi saat menemui para massa aksi yang memprotes penyekatan di Jembatan Suramadu di Balai Kota, Senin (21/6). Foto: Arry Saputra/JPNN.com

"Hidung kami sampai ada yang infeksi, Pak, gara-gara kebanyakan swab. Yang dagang juga enggak punya surat keterangan kerja," kata dia. 

Eri kembali menanggapinya dengan menyebut bahwa kebijakan SIKM adalah wewenang Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Yang terpenting, Pemkot Surabaya tidak akan memberlakukan tes usap jika warga telah memiliki SIKM.

Untuk itu, dia memilih melempar tuntutan itu kepada Khofifah. Menurut dia, gubernur memiliki wewenang lebih untuk menerima aspirasi masyarakat Madura. 

Aksi pun akhirnya bubar dengan Eri menjanjikan akan bertemu dengan Khofifah menyampaikan tuntutan para pedemo. Namun, jika tak segera terlaksana dalam tiga hari mereka akan kembali melakukan demo. 

"Saya sendiri yang akan sampaikan. Panjenengan (anda,red) sekalian juga bisa berdiskusi dengan Bupati Bangkalan mengenai ini. Yang pasti, kalau di Surabaya gak ada swab kalau sudah punya SIKM," pungkas Eri. (mcr12/jpnn) 

Yuk, Simak Juga Video ini!

Wali Kota Eri Cahyadi menyerahkan beberapa tuntutan pedemo untuk disampaikan ke gubernur yang memiliki wewenang


Redaktur & Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News