Tenang, Persediaan Vaksin Covid-19 untuk Lansia sudah Terpenuhi

Tenang, Persediaan Vaksin Covid-19 untuk Lansia sudah Terpenuhi
Pemerintah beri ruang industri swasta untuk pengembangan vaksin Covid-19. Foto: dok. GoJek

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah meyakini program vaksinisasi bisa berjalan lancar dengan terpenuhinya persediaan serta distribusi vaksin covid-19 di Indonesia.

"Vaksin Sinovac yang sudah jadi kan tiga juta. Terus kita tahu ada Sinovac dalam bentuk bulk sebanyak 35 juta dosis. Jadi kurang lebih totalnya itu bisa untuk sekitar 33 juta dosis," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi.

Siti Nadia mengungkapkan target vaksin untuk masyarakat lanjut usia sekitar 21,5 juta dosis. Kemudian, target vaksin untuk petugas publik sekitar 16,9 juta dosis.

"Minimal kita butuh vaksinasi itu adalah 70 juta dosis. Masih perlu datangkan vaksin lainnya pada Maret ini. Masih akan ada 20 juta dan ada vaksin dari AstraZeneca," katanya.

Dia menambahkan, proses distribusi vaksin selama ini berjalan lancar dan dilakukan secara bertahap.

"Tidak terlalu ada kendala, karena memang gudang vaksin sudah dikosongkan. Jadi saat kedatangan vaksin, gudang-gudang vaksin sudah dikosongkan," ungkapnya.

Nadia menjelaskan, pemerintah menggunakan dua mekanisme dalam distribusi vaksin. Yaitu melalui dinas kesehatan provinsi dan bantuan Bio Farma.

"Kalau daerah terpencil mungkin ada tantangan, karena terkait pengiriman melalui darat. Itu tidak selalu bisa lancar," tuturnya.

Siti Nadia mengungkapkan target vaksin covid-19 untuk masyarakat lanjut usia sekitar 21,5 juta dosis.