Tengkleng Yu Tentrem, Kenikmatan Menyantap Daging Menempel Tulang di Gang Sempit

Tengkleng Yu Tentrem, Kenikmatan Menyantap Daging Menempel Tulang di Gang Sempit
Pegawai di warung Yu Tentrem tengah membungkus tengkleng pesanan pelanggan. Foto: Romensy Agustino/JPNN.com

Sayangnya, warung tengkleng Yu Tentrem hanya buka dalam waktu singkat. Warungnya buka selama tiga jam per hari karena tengklengnya cepat ludes.

Adik kandung Purwaningsih, Winarno, mengatakan warung tengkleng warisan ibunya itu buka pada pukul 10.00 WIB. Namun, warung Yu Tentrem biasanya sudah tutup pada pukul 13.00 WIB karena tengklengnya habis

"Kalau masak biasanya dua panci besar. Kalau sudah habis, tidak masak lagi," kata Winarno.

Salah satu pengunjung, Kurniawan, mengatakan tengkleng Yu Tetrem menyajikan daging empuk dan kuah segar yang lezat oleh bumbu. 

Selain itu, irisan bawang goreng menambah kenikmatan tersendiri jika tengkleng Yu Tentrem itu dimakan tanpa nasi.

"Enak, segar. Dagingnya juga empuk. Tempatnya juga nyaman meski masuk gang. Recomended pokoknya," pungkasnya.(mcr21/jpnn)

Berita ini tayang di jateng.jpnn.com dengan judul Tengkleng Yu Tentrem, Kuliner Solo yang Buat Keluarga Soeharto Jatuh Hati


Di Solo, daerah yang dikenal kaya akan wisata kuliner, terdapat warung tengkleng Yu Tentrem yang pelanggannya orang-orang kondang.


Redaktur : Antoni
Reporter : Romensy Augustino

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News