Terdengar Jerit Minta Tolong, Ternyata Gadis Diikat Begal

Terdengar Jerit Minta Tolong, Ternyata Gadis Diikat Begal
Ilustrasi POlice line. Foto: AFP

jpnn.com, LABURA - Seorang perempuan berinisial NM, 20, jadi korban begal di Kampung Durian Desa Siamporik, Labura, Sumut, Kamis (7/6) sekitar pukul 16.00 WIB.

Akibat kejadian itu, warga Ambacang, Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labura, Sumut, itu kehilangan satu unit sepeda motor.

Informasi dihimpun, ketika itu NM mengemudikan sepeda motor Honda Supra 125 BK 2111 YAL menuju rumahnya di Dusun III Ambacang.

Namun, tiba di Jalan Umum Dusun VIII Kampung Durian masih di Desa Siamporik, Kecamatan Kualuh Selatan, dia dihentikan seorang pria berinisial AS.

Oleh AS memaksa korban turun. Lalu mengikatnya. Melihat korban tidak bisa berbuat apa-apa, pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor korban. Tidak hanya itu, handphone juga ikut dibawa kabur.

Sekitar 2,5 jam kemudian atau menjelang waktu berbuka puasa, warga yang melintasi jalan umum Kampung Durian (TKP, red) mendengar jeritan orang minta tolong. Lalu mencari tahu asal suara tersebut.

Melihat korban terikat, warga tersebut melepas ikatan. Sembari menangis, korban kemudian menceritakan apa yang dialaminya. Malam itu juga korban langsung membuat laporan.

Kapolsek Kualuh Hulu AKP Jonny Tampubolon membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga sudah menerima laporan korban.

Seorang perempuan berinisial NM, 20, jadi korban begal di Kampung Durian Desa Siamporik, Labura, Sumut, Kamis (7/6) sekitar pukul 16.00 WIB.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News