Terseret Arus Sungai, Buruh Harian Tewas

Terseret Arus Sungai, Buruh Harian Tewas
Terseret Arus Sungai, Buruh Harian Tewas
Sekitar pukul 09.00 Wita aparat Polres Bone Bolango dan juga Pospol Suwawa selatan serta disusul oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone Bolango tiba di lokasi dan membantu melakukan pencarian. Upaya pencarian sendiri berlangsung cukup lama, hal itu karena derasnya arus serta keterbatasan perlengkapan yang dimiliki.

Sehingg baru pada pukul 11.00 Wita salah seorang warga  bernama Wahab berhasil menemukan Jenazah Harsono yang telah terjepit ranting dan kayu di dasar sungai dan dalam kondisi tewas. Akhirnya Wahab yang dibantu warga dan aparat yang ada berhasil mengevakuasi jenazah Harsono dan untuk di semayamkan di rumah duka. Sementara itu Harsono sendiri selama hidupnya dikenal warga sebagai sosok yang ramah. Harsono meninggalkan seorang istri dan empat orang anak masing-masing Yayu Umar (19) , Yuyun Umar (17), dan Tutun (15) serta Ade (7).

Kasat Reskrim Polres Bone Bolango, IPTU Adhi Pradana mengemukakan, pihaknya telah melakukan olah TKP di lokasi tenggelamnya Harsono. “Kami telah melakukan olah TKP disamping juga melakukan visum atas jenazah Korban, dan berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP maka sangat memungkinkan jika korban murni tewas karena terseret arus sungai Bone saat sedang melakukan aktivitasnya,” ucap adhi Pradana. Diutarakannya pula, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan telah menandatangani berita acara penolakan otopsi. Jenazah Harsono kemudian di makamkan hari itu juga di lokasi pemakaman umum setempat. (tr-17)

BONBOL - Derasnya arus sungai sepertinya harus diwaspadai, pasalnya dalam kurun beberapa waktu terakhir sungai sering memakan korban jiwa. Jika pada


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News