JPNN.com

Tetap Ampuh di Masa Pandemi, Pertanian Harus Makin Diprioritaskan

Jumat, 07 Agustus 2020 – 18:28 WIB
Tetap Ampuh di Masa Pandemi, Pertanian Harus Makin Diprioritaskan - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Legislator Partai Gerindra di DPR RI Heri Gunawan mendorong pemerintah memberikan perhatian lebih pada sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi nasional.

Hergun -panggilan akrabnya- beralasan, sektor pertanian terbukti tetap memberikan kontribusi positif pada produk domestik bruto (PDB) saat perekonomian nasional tumbuh minus 5,32 persen pada kuartal II 2020.

Wakil ketua umum DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kubu Fadli Zon itu mengatakan, data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan pertanian menjadi satu-satunya yang tumbuh positif di antara lima sektor penyangga utama PDB. Adapun sektor industri, perdagangan, pertambangan dan konstruksi tumbuh negatif seperti perekonomian nasional.

"Boleh dikatakan sektor pertanian justru menjadi penolong sehingga harus mendapat perhatian lebih serius dari pemerintah. Pertanian menjadi kunci," ucap Hergun, Jumat (7/8).

Anggota Komisi XI DPR itu juga mengingatkan pemeritah akan bayang-bayang resesi. Sebab, pertumbuhan ekonomi negatif diyakini akan berlanjut pada kuartal III tahun ini.

"Bila ekonomi pada kuartal tiga kembali mencatatkan pertumbuhan negatif, kondisi ini makin menyulitkan Indonesia terlepas dari jerat resesi. Suatu negara disebut mengalami resesi jika pertumbuhan ekonomi negatif dalam dua kuartal berturut-turut," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Hergun, pemerintah harus bekerja keras menggerakkan kembali perekonomian nasional yang lesu akibat terdampak pandemi Covid-19. Menurutnya, sebaiknya sektor pertanian menjadi sasaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Hergun megatakan, sektor pertanian sudah semestinya diberi stimulus guna menampung lonjakan pengangguran yang diprediksi naik menjadi 2,92 juta orang dalam skenario berat, bahkan kemungkinan mencapai 5,23 juta orang dalam skenario sangat berat.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ara