JPNN.com

Tiga Ganjalan Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 29 Desember 2011 – 02:24 WIB Tiga Ganjalan Pertumbuhan Ekonomi - JPNN.com
JAKARTA – Ada tiga hambatan dan permasalahan yang harus dibenahi pemerintah jika ingin pertumbuhan nasional melesat lebih tinggi di masa mendatang. Tiga ganjalan itu di antaranya, hapus korupsi, benahi infrastruktur dan birokrasi. Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan, seluruh permasalahan itu diamanatkan oleh presiden harus secepatnya dihilangkan dalam tiga tahun mendatang.

“Pertumbuhan ekonomi tersebut dapat lebih tinggi lagi jika kita semua mampu menghilangkan faktor-faktor penghambat laju pertumbuhan,” katanya di Jakarta, Rabu (28/12).

Agus menyatakan, perbaikan menyeluruh itu perlu dilakukan mulai dari sekarang. Pemberantasan korupsi misalnya menjadi pemerintah di semua lini dan seluruh aparat penegak hukum. Bahkan, guna memperkokoh komitmen pemerintah memberantas korupsi itu, peran penegakan hukum lain di luar pemerintah juga perlu benar-benar diefektifkan.

Sementara dalam melakukan pembenahan infrastruktur, menurut Agus, presiden meminta agar seluruh jajaran pemerintah baik di tingkat pusat maupun pemerintah daerah melakukan mobilisasi seluruh potensi yang ada.

“Pemerintah pusat serta pemerintah daerah diminta untuk melakukan efisiensi anggaran dan mengurangi belanja rutin yang hasilnya dialokasikan untuk membangun infrastruktur,” jelasnya.

Adapun permasalahan birokrasi, perlu dilakukan pembenahan fundamental dalam melanjutkan perbaikan kualitas birokrasi yang masih dirasakan belum memuaskan. Agus menuturkan, perlu ditekankan perbaikan kualitas pelayanan biorkrasi tidak terhenti pada rencana aksi dan pemberian remunerasi semata, namun lebih kepada hasil dan capaiannya.

Pemerintah optimistis, pertumbuhan ekonomi pada 2011 akan mencapai angka 6,6 persen dengan asumsi pertumbuhan pada triwulan IV akan mencapai angka lebih dari 6,5 persen. “Paling tidak 6,5 persen, kalau bisa malah lebih. Karena kalau kita lihat semua yang berkembang dari sektor yang cukup baik adalah manufaktur, perdagangan dan komunikasi. Itu masih menjadi pendorong utama,” jelasnya. (lum)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...