Kamis, 20 Juni 2019 – 00:46 WIB

Tiga Prajurit Tewas di Papua, Pangi: Panglima TNI Harus Bertanggung Jawab

Minggu, 10 Maret 2019 – 17:25 WIB
Tiga Prajurit Tewas di Papua, Pangi: Panglima TNI Harus Bertanggung Jawab  - JPNN.COM

Menurutnya, sangat terlihat Panglima Hadi gamang dalam bertindak. Kegamangan seorang pemimpin inilah yang mengakibatkan prajurit menjadi korban.  

Pangi menilai pengalaman militer yang minim itu terlihat kala Panglima Hadi beberapa kali tidak mampu mengonsolidasikan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara sendiri.

Munculnya wacana penempatan perwira TNI aktif di jabatan sipil juga karena Hadi tak mampu mengonsolidasikan internalnya di Mabes TNI, dengan mengutamakan promosi jabatan untuk angkatannya (86) semata-mata. 

"Loyalitas itu kan tergantung dari kepemimpinan. Kalau Jenderal Jusuf, Try Sutrisno, Endriartono Sutarto, Gatot, Moeldoko misalnya, kan mereka bisa memimpin bawahan semuanya. Kalau sekarang ini kan terkesan TNI enggak ada Pemimpin,” tutur Pangi.

Karena itu, menurut Pangi, saat ini TNI Angkatan Darat dinilai lebih mampu menyelesaikan permasalahan separatis ketimbang dari matra lainnya. Kalau dipaksakan dari Angkatan Udara perlu dicari yang mempunyai pengalaman penugasan operasi, paling tidak menjadi Komandan Skadron Tempur, atau pernah menjadi Panglima Koops, sehingga lebih memahami tugas pokoknya, lebih memiliki naluri tempur, lebih punya empati kepada prajurit di bawah.

"Panglima TNI memang tidak ada yang lebih baik dari Angkatan Darat (dalam menangani separatisme). Dia lebih menguasai lapangan, mapping zona pertempuran lebih paham. Paham timing kapan harus berdamai dan lainnya. Nanti kalau sudah stabil, baru kembali bergiliran secara periodik," tandasnya.

Dalam hal ini, DPR dapat menggunakan kewenangannya meminta pertanggungan jawab Pemerintah dan Panglima TNI, bahkan DPR mempunyai kewenangan mengusulkan penggantian Panglima.

"Jangan karena mendekati Pemilu, Presiden tidak berani mengganti Panglima, apakah harus menunggu korban jiwa bertambah. Kalau Panglima Hadi masih dipertahankan, justru bukan tidak mungkin popularitas Presiden yang sudah baik ini akan menurun drastis menjelang Pemilu," tutup Pangi.(fri/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar