Senin, 27 Mei 2019 – 08:41 WIB

Tik Tok Dilarang di India

Rabu, 17 April 2019 – 20:25 WIB
Tik Tok Dilarang di India - JPNN.COM

jpnn.com, NEW DELHI - Aplikasi Tik Tok bermasalah lagi. Kali ini di India. AFP melaporkan bahwa Kementerian Teknologi Informasi India telah mengirimkan surat pada Google dan Apple. Intinya, agar dua perusahaan teknologi itu menghapus Tik Tok dari online store mereka.

Google memenuhi permintaan tersebut. Aplikasi itu sudah tidak ada lagi di Google’s PlayStore India. Selanjutnya, di Apple, hingga Selasa (16/4), Tik Tok masih bisa diunduh pada AppStore.

’’Bagi Google, patuh terhadap perintah itu terbilang cukup luar biasa,’’ ujar pakar tata kelola internet di Observer Research Foundation Arun Mohan Sukumar.

Masalah yang menjerat aplikasi asal Tiongkok tersebut bermula dari gugatan salah satu kelompok aktivis di India. Mereka menilai Tik Tok telah menjadi sarana untuk penyebaran materi berbau pornografi dan mendorong pedofilia. Karena itu, mereka ingin Tik Tok dilarang.

Pengadilan Tinggi di Chennai, India, mengabulkan permintaan tersebut pada 3 April. Penduduk India yang punya aplikasi Tik Tok sebelum putusan pengadilan digedok masih bisa menggunakannya. Yang tidak bisa adalah pengunduhan baru.

Perusahaan ByteDance yang melahirkan Tik Tok tak diam begitu saja. Mereka mengajukan banding ke Mahkamah Agung (MA). Tapi, Senin (15/4) MA menolak permintaan penangguhan putusan Pengadilan Tinggi Chennai. Dengar pendapat kasus itu akan dilakukan lagi pada 22 April.

’’Kami yakin pada sistem peradilan India dan kami optimistis bahwa hasilnya akan diterima dengan baik oleh lebih dari 120 juta pengguna yang aktif di India,’’ bunyi pernyataan resmi Tik Tok.

ByteDance mengklaim bahwa aplikasi yang dirilis sejak September 2016 tersebut punya 500 juta pengguna aktif setiap bulan di seluruh dunia. Sebanyak 120 juta di antaranya ada di India. Tik Tok populer di kota-kota kecil yang para penggunanya tidak bisa berbahasa Inggris dan baru bisa menggunakan internet.

Sumber : Jawa Pos
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar