Tim Tenis Wanita Tersingkir, Tono Meradang

Tim Tenis Wanita Tersingkir, Tono Meradang
Tim Tenis Wanita Tersingkir, Tono Meradang
KEKUATAN tenis Indonesia benar-benar harus berbenah. Baru memasuki babak ketiga kelompok beregu, tim wanita Merah Putih sudah harus angkat koper kemarin (14/11). Tragisnya, Yayuk Basuki dkk kalah dengan skor telak 0-3 oleh Thailand di lapangan tenis Stadion Utama Aoti. Tunggal pertama Indonesia Ayu Fani Damayanti kalah oleh Noppawan Lertcheewakarn dua set langsung 3-6, 1-6. Tunggal kedua Lavinia Tananta juga tak sanggup menaklukkan petenis senior Tamarin Tanasugaran 2-6, 5-7. Pada partai penentuan pasangan dadakan Yayuk Basuki/Jessy Rompies juga tak berhasil menghadang ganda Thailand Luangnam Nudnida/Varatchaya Wongteanchai 3-6, 7-5, 5-7.

 

Kekalahan tenis di babak awal sebenarnya diprediksi sebelum keberangkatan ke Guangzhou. Memang Thailand memiliki petenis yang lebih unggul daripada Indonesia. Tim Negeri Gajah Putih itu menjadi unggulan keempat pada even kali ini.

 

Pasangan Yayuk/Jessy sempat memberikan perlawanan. Mereka mencuri poin pada game kedua. Sayang, penampilan keduanya tak sanggup membalikkan keadaan tim Merah Putih. "Ini penampilan maksimal kami," kata Yayuk yang menyabet gelar juara ganda wanita pada Asian Games Seoul 1986.

 

Sejatinya, bergabungnya Yayuk dengan tim sebagai pemain menjadi peringatan bagi kekuatan tenis Indonesia. Sebagai olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade sampai SEA Games, seharusnya Merah Putih cepat melakukan regenerasi sehingga tidak mengandalkan Yayuk yang sudah berusia 40 tahun.

 

KEKUATAN tenis Indonesia benar-benar harus berbenah. Baru memasuki babak ketiga kelompok beregu, tim wanita Merah Putih sudah harus angkat koper

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News