Jumat, 16 November 2018 – 18:36 WIB

Tingkatkan APK, Universitas Terbuka Jangkau Daerah 3T

Kamis, 06 September 2018 – 05:29 WIB
Tingkatkan APK, Universitas Terbuka Jangkau Daerah 3T - JPNN.COM

jpnn.com, TANGSEL - Universitas Terbuka (UT) diberikan amanah oleh pemerintah untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi. Bagi UT, kepercayaan pemerintah merupakan tantangan sekaligus peluang untuk merajut nusa dalam membangun bangsa.

"Mandat UT sesuai SK Presiden nomor 41 Tahun 1984 adalah memberikan layanan pendidikan tinggi kepada semua lapisan masyarakat. Sehingga UT harus memilliki jangkauan layanan akademik hingga ke daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T)," ungkap Rektor UT Prof Ojat Darojat dalam sambutannya pada Dies Natalis ke-34 di Kampus UT, Selasa (4/9).

Pemerataan akses pendidikan tinggi, lanjutnya, merupakan mandat utama UT. Hal ini sejalan dengan nawa cita ke-5 Presiden Republik Indonesia, yaitu peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas dan pendidikan terutama di daerah pinggiran.

Prof Ojat membeberkan, di Indonesia saat ini peningkatan APK Perguruan Tinggi baru mencapai 31,5% dari penduduk rentang usia 19-23 tahun yang mengenyam pendidikan tinggi. APK ini masih rendah dibandingkan rata-rata APK di Asean yang mencapai hingga 40%.

Ikhtisar Data Pendidikan Tahun 2016/2017 menunjukkan, jumlah lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat pada tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 2.548.389 siswa. Sementara itu, daya tampung PTN selain UT hanya sekitar 546.583 mahasiswa. Dengan demikian, terdapat sekitar 2.001.806 lulusan SMA/ sederajat yang tidak tertampung di PTN.

"Data tersebut menunjukkan, UT memiliki peluang yang cukup besar dalam membantu pemerintah dalam meningkatkan APK karena keluasan daya jangkau, akses, dan kapasitas layanannya," paparnya.

Tahun ini jumlah mahasiswa UT mencapai di atas 300 ribu orang termasuk 2.000 lebih yang tersebar di 33 negara dan dilayani oleh 39 kantor UPBJJ-UT dan PPMLN.

"Dari jumlah ini, sebanyak 25% merupakan generasi milenial (berusia di bawah 23 tahun) dan sisanya sebanyak 75% berusia di atas 23 tahun," ucapnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar