JPNN.com

Tingkatkan Kinerja, Menaker Hanif Rotasi Enam Pejabat

Senin, 05 Agustus 2019 – 13:38 WIB Tingkatkan Kinerja, Menaker Hanif Rotasi Enam Pejabat - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri mengatakan, rotasi enam pejabat tinggi pratama yang dia lakukan adalah upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja. Rotasi itu diharapkan dapat memberikan kesegaran bagi organisasi dan semangat baru kepada pejabat terkait.

“Rotasi merupakan hal biasa dalam dinamika birokrasi. Dengan cara ini kita melakukan regenerasi di dalam organisasi sehingga organisasi bisa terus berkembang," kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dalam sambutannya pada acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, Jakarta (5/8).

Proses pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu melalui tahapan mutasi jabatan atau job fit oleh panitia seleksi yang sebelumnya juga sudah mendapatkan rekomendasi oleh Komisi ASN. Hanif pun mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dan menaruh harapan besar agar mereka yang baru dilantik bisa mengemban kepercayaan dengan sebaik-baiknya.

"Segera bekerja dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. Kementerian ini harus menjadi satu batang tubuh yang sama dalam pemikiran dan kinerja. Saya tidak ingin mendengar satu unit dengan unit yang lain bekerja sama menjadi hal yang sangat susah,” kata Hanif.

BACA JUGA: Kemnaker Gencar Sosialiasi Migrasi yang Aman bagi PMI

Menaker Hanif berpesan kepada pejabat yang dilantik, hal pertama yaitu perlunya peningkatan wawasan dan pengalaman. “Jangan sampai yang mengurus pelatihan hanya kaca mata kuda urus pelatihan. Yang mengurus PMI kaca mata kuda urus PMI terus. Saya ingin masing-masing dari kita dapat memiliki pengalaman di semua tempat sehingga dapat memperkaya wawasan dan pengalaman kita dalam rangka mempercepat kinerja Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Hanif.

Pesan Menaker Hanif yang kedua yaitu pejabat pimpinan tinggi pratama ini dapat mendayagunakan seluruh potensi dari seluruh sumber daya yang ada di kementerian. “Pimpinan itu harus bisa menggerakkan, memotivasi dan memanfaatkan potensi yang ada. Hal ini tentu akan membuat makin banyak staff yang akan berkontribusi untuk pencapain kementerian,” kata Hanif.

Terakhir, Menaker Hanif tidak akan berhenti, bosan, dan lelah mengingatkan terkait terobosan dan inovasi. Hal ini sangat penting di tengah tentangan dunia ketenagakerjaan yang berubah. “Jika dahulu, orang mau kalah, jatuh, atau tumbang, tidak harus melakukan kesalahan apa-apa baik pribadi, organisasi, maupun institusi. Namun, kalau sekarang untuk jatuh, tumbang, atau kalah, cukup kita diam dan tidak berinovasi. Oleh karena itu, saya minta Bapak/Ibu sekalian untuk bisa segera bekerja menata unitnya dan organisasinya kemudian fokus terhadap apa yang sudah direncanakan kemudian dikerjakan dengan penuh terobosan,” kata Hanif.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...