Tips untuk Orang Tua Mencegah Anak Ikut Tawuran

Tips untuk Orang Tua Mencegah Anak Ikut Tawuran
Ilustrasi tawuran. Foto: dok.JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Psikolog Oriza Sativa mengungkapkan, ada kemungkinan anak-anak menyukai kekerasan sejak dini.

Sehingga, anak-anak tersebut kerap dihindari oleh orang tua mereka sejak dini.

"Sangat mungkin, kita ini kan secara psikologis memahami suatu perilaku itu motivasinya ada ribuan," kata Oriza, saat berbincang dengan JPNN, Sabtu (12/9).

Untuk memahami suatu, ada ribuan alasan. Termasuk, kata dia, kenapa anak-anak sedemikian mudah terlibat dalam aksi tawuran.

Bisa jadi kata dia, karena faktor genetik yang mungkin diwariskan dari orang tua. Selain itu, anak-anak melihat adegan pertengkaran orang tua.

Perlu dipahami orang tua untuk menghadapi anak-anak, kata dia, harus mengetahui kriminalitas yang makin berkembang setiap tahun.

"Orang tua harus lebih waspada, anak-anak tetaplah anak-anak. Tetapi ada pepatah mengatakan anak adalah "miniatur orang dewasa" itu harus kita pertimbangan," ungkap lulusan Universitas Katolik Soegijapranata itu.

Lebih jauh Oriza mengatakan, anak-anak bisa menjadi dewasa meskipun daya pikirnya rendah. "Kita harus melakukan antisipasi, problem solving," katanya.

Psikolog Oriza Sativa mengingatkan orang tua agar lebih waspada sejak dini untuk mencegah anaknya terlibat tawuran.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News