Tokoh Ini Mengaku Surati Presiden Jokowi Terkait Nama Calon Menteri

Tokoh Ini Mengaku Surati Presiden Jokowi Terkait Nama Calon Menteri
Presiden Jokowi akan membubarkan 18 lembaga dan komisi. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pekan lalu, topik reshuffle kabinet kembali menjadi perbincangan, menyusul pernyataan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat kunjungan ke Redaksi dua media nasional.

Di markas kedua media mainstream tersebut, LaNyalla menyebut dirinya bersurat kepada Presiden agar dapat melirik potensi para Senator di DPD RI apabila melakukan reshuffle kabinet.

Namun saat itu orang nomor satu di DPD tidak menyebut nama siapa saja yang ditulis dalam suratnya kepada Presiden. Hanya sempat memberi contoh bahwa Wakil Ketua Nono Sampono pantas untuk membantu Presiden Jokowi.

Pernyataan itu dilontarkan saat berada di kantor Redaksi sebuah media nasional itu, sembari menepuk pundak Nono Sampono yang duduk di sampingnya.

Sementara itu, dalam perbincangan santai dengan sejumlah wartawan di Senayan, Wakil Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin sempat membuka nama-nama calon tersebut. Sultan menyebut tiga nama.

“Ada tiga nama yang oleh Ketua DPD direkomendasikan ke Presiden. Tetapi tentu semua kembali kepada Pak Jokowi. Kan kami juga belum tahu apa benar ada reshuffle atau tidak. Itu hak prerogatif presiden,” tandasnya, Jumat (17/7/2020).

Lantas siapa ketiga nama itu? Sultan membenarkan ada nama Nono Sampono. Lalu ada nama GKR Hemas dan Agustin Teras Narang.

“Setahu saya tiga senior Senator itu yang ditawarkan ketua. Kalau ada yang lain saya belum tahu. Dan, saya pikir memang pantas ketiga senior tersebut masuk bursa bila memang presiden menghendaki,” ujarnya.

Tokoh ini menyebut dirinya telah bersurat kepada Presiden agar dapat melirik potensi para Senator di DPD RI apabila melakukan reshuffle kabinet.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News