Tokoh Masyarakat Minta Peresmian BIS Digelar Terbatas, Khawatir Penyebaran Covid-19

Tokoh Masyarakat Minta Peresmian BIS Digelar Terbatas, Khawatir Penyebaran Covid-19
Banten International Stadium (BIS). Dok Instagram Dinas Perkim Prov Banten.

"Anehnya Pemprov Banten seakan tak peduli, malah membuat acara besar-besaran besok yang potensial muncul kerumunan massa ribuan orang," tutur Uday.

Uday juga menyoroti status Kota Serang yang masih dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.

Hal tersebut tercantum dalam Instruksi Mendagri Nomor 10/2022 tentang PPKM level 3,2,1 dan Instruksi Mendagri Nomor 18/2022.

"Kota Serang masih berada di level 3. Kenapa Pemprov Banten tak mengindahkan aturan pemerintah pusat," ujar Uday.

Salah satu tokoh masyarakat Banten, KH Embay Mulya Syarief juga menyatakan hal serupa. Dia pun mendesak Pemprov Banten bisa memberikan contoh yang baik dalam penanganan Covid-19.

Dia meminta peresmian BIS cukup dihadiri secara terbatas saja, tak perlu mengundang publik secara besar-besaran.

“Kalau nanti muncul klaster Covid-19 baru bagaimana? Ini kok pemerintah daerah tak taat aturan dan mengorbankan masyarakat," kata pengasuh Ponpes Tahfidz Daarul Hamiid Banten. (cuy/jpnn)


Tokoh masyarakat meminta peresmian Banten International Stadium digelar secara terbatas, tak perlu dihadiri ribuan massa.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News