Tolak Pasien Covid-19 dari Daerah Lain, Bu Risma Dikritik Dokter Joni dan Pemprov Jatim lagi

Tolak Pasien Covid-19 dari Daerah Lain, Bu Risma Dikritik Dokter Joni dan Pemprov Jatim lagi
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya

"Yang saya tahu persis di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Saat ini 95 persen pasien yang dirawat berasal dari Surabaya," sambung Joni yang juga Direktur RSUD. Dr. Soetomo Surabaya.

Joni juga membantah klaim Risma yang menyebut banyak daerah di luar Surabaya yang merujuk pasien-pasiennya ke rumah sakit milik Pemkot Surabaya.

Menurut Joni, banyak rumah sakit di daerah di luar Surabaya yang sudah bisa menangani pasien positif Covid-19.

Rumah sakit di daerah-daerah itu sudah bisa menangani pasien positif Covid-19 karena hanya membutuhkan dokter spesalis paru-paru, anestesi (bius), penyakit dalam (internist) dan ruang isolasi.

"Ruang Intensive Care Unit (ICU) pun tak selalu perlu," tegas Joni.

Joni juga menyebut dalam menangani pandemi Covid-19 ini, rumah sakit di daerah-daerah dianggap sudah luar biasa dalam usahanya.

Dia mencontohkan Rumah Sakit Umum Daerah Sidoarjo. Rumah sakit milik kabupaten tetangga kota Surabaya ini bahkan sudah bisa mengembangkan kapasitas penanganan pasien Covid-19 dari awalnya yang hanya dua dikembangkan menjadi 60 ruang isolasi.

"RSUD Sidoarjo sekarang bahkan sudah itu merawat sampai 125 pasien Covid-19. Jadi tidak pernah merujuk ke Surabaya," imbuh Joni.

Ketua Gugus Tugas Kuratif Covid-19 Provinsi Jawa Timur dr. Joni Wahyuhadi menyesalkan pernyataan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Bu Risma.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News