TPNPB Tantang TNI-Polri Perang Gerilya, Ha Ha

TPNPB Tantang TNI-Polri Perang Gerilya, Ha Ha
Desa Kimbely (lingkaran kuning) dan Kampung Banti (lingkaran biru). Foto: GOOGLE EARTH

Sempat dilarang oleh Panglima TNI dan Kapolri, dia tetap memutuskan berangkat. Di kawasan tersebut dia mendapati kondisi yang benar-benar timpang dibandingkan wilayah di luar Papua.

’’Jalan aspal satu meter pun tidak ada,’’ tuturnya. Bahkan, kantor Kabupaten saat itu sedang dalam proses pembangunan.

Jumlah penduduk yang diklaim bupati sebanyak 129 ribu, pada kenyataannya tidak sampai 200 orang yang tinggal di ibu kota kabupaten. Selebihnya menurut bupati tinggal di hutan.

Berdasarkan fakta tersebut, Jokowi meminta ada pembangunan infrastruktur besar-besaran di Papua. Minimal jalur aspal yang bisa menghubungkan satu titik ke titik lainnya.

Sehingga, masyarakat yang tadinya tinggal di hutan tidak lagi terisolasi. Lebih dari itu, pembangunan tersebut penting bagi keindonesiaan di Papua. (byu/idr/syn)

TPNPB alias kelompok kriminal separatisme bersenjata (KKSB) akan mengumpulkan 29 Komando Daerah Pertahan (Kodap) dari Sorong hingga Wamena.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News