Tradisi Doa Bapak Kami Sebagai Pembuka Sesi Parlemen Victoria Diwacanakan Diubah

"Itu adalah bagian yang sangat penting dari sejarah kita, itu adalah refleksi yang sangat penting dari tradisi Yahudi-Kristen," katanya.
Philip Dalidakis dari Partai Buruh adalah di antara anggota Parlemen yang mendukung penghapusan Doa Bapa Kami dari Parlemen.
"Saya percaya pemisahan gereja dan negara," katanya.
"Saya menentang penggunaan waktu di sekolah negeri untuk pengajaran agama dan tidak percaya ada tempat untuk agama yang terorganisir di Parlemen kami."
"Orang-orang dapat berdoa sesuai keinginan mereka, '' katanya kepada ABC.
Menteri Urusan Konsumen Marlene Kairouz, seorang Katolik, mengatakan ada banyak agama di Parlemen.
"Jika kita perlu berbagi doa lain dan mengenali agama atau tradisi lain, saya sangat senang untuk mempertimbangkan itu," katanya.
Simak beritanya dalam bahasa Inggris disini.
- Dunia Hari Ini: Setidaknya Delapan Orang Tewas Setelah Serangan India ke Pakistan
- Industri Alas Kaki Indonesia Punya Potensi Besar, Kenapa Rawan PHK?
- Apa Arti Kemenangan Partai Buruh di Pemilu Australia Bagi Diaspora Indonesia?
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Lagi Anthony Albanese
- Mungkinkah Paus Baru Datang dari Negara Non-Katolik?
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM