Tren Kinerja SILO Menanjak, 2019 Raup Pendapatan Rp 7,02 Triliun

Tren Kinerja SILO Menanjak, 2019 Raup Pendapatan Rp 7,02 Triliun
RS Siloam Tanjung Bunga. Foto: Humas SIloam International Hospitals for JPNN.com

Secara prospek ke depannya, lanjutnya, masih menjanjikan karena perusahaan mempunyai kemampuan menciptakan recurring income yang stabil, dan informasi terbaru dari perusahaan bahwa ke depannya akan fokus pada aspek profitabilitas dari berbagai fasilitas kesehatan yang dimilikinya.

Dijelaskan, bagi pelaku pasar khususnya investor lokal, dalam menentukan posisi SILO ini bisa dilihat valuasinya, pergerakan foreign flow dan tren harga.

Bagi mereka yang memiliki horison investasi jangka panjang bisa masuk untuk mengoleksi, mengingat dari sisi harga sudah lumayan terdiskon. Namun dengan tetap melihat arah indeks.

Nafan Aji, analis Binaartha Sekuritas menambahkan, dalam jangka panjang, emiten kesehatan secara kinerja akan tetap positif karena demand terhadap sektor kesehatan pasti meningkat.

“Dari sisi peluang tumbuh positif karena permintaan terhadap sektor kesehatan terus meningkat,” ujar Nafan.

Sebelumnya, Wakil Presiden Direktur Siloam Hospitals Grup, Caroline Riady menjelaskan, capaian positif tersebut mengkonfirmasi strategi bisnis perusahaan yang mengalami rebound kuat selama 1 bulan terakhir.

Ke depannya, Siloam akan fokus pada peningkatan kualitas layanan kesehatan dan profitabilitas rumah sakit.

Dia menambahkan, Siloam memiliki arus kas yang kuat selama 2019. Arus kas operasi meningkat 220 persen menjadi Rp652miliar, sementara Arus kas bebas tercatat positif Rp184 miliar dibandingkan negatif Rp595 miliar di 2018.

Pendapatan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mengalami kenaikan hingga dua digit, yaitu sebesar 17,79 persen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News