Trik Mbak Kur agar Bisnis Haramnya tak Ketahuan Suami

Trik Mbak Kur agar Bisnis Haramnya tak Ketahuan Suami
Tersangka Kur (bertopeng) digiring petugas saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya atas kasus perdagangan manusia, Rabu (22/11). Foto: Suryanto/Radar Surabaya

Hanya saja beberapa pelanggan kadang hanya sekedar tanya-tanya saja. Setelah mengetahui tarif kencan, ada yang enggan untuk booking.

“Namun ada juga yang serius, buktinya saya sudah mendapatkan pelanggan selama tiga kali, sebelum akhirnya tertangkap,” tandasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar menjelaskan, prostitusi online yang menawarkan jasa lewat media sosial masih banyak. Hal itu terbukti dengan banyaknya akun FB grup baru yang berisikan bisnis esek-esek tersebut.

“Memang beberapa grup sudah tak lagi beroperasi setelah polisi mengungkap prostitusi online grup tersebut. Namun para pelaku ini selalu membuat grup baru,” ungkapnya.

Menurut Lily, hal itu membuat polisi haru semakin jeli mengawasi sejumlah grup FB yang digunakan melancarkan bisnis prostitusi itu. (yua/rud)


Kur mengaku sudah melakukan aksinya sebanyak tiga kali. Dia menjalankan bisnis haramnya itu di siang hari.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News