Truk Beroperasi di Jam Padat, Pemkot Tutup Mata

Truk Beroperasi di Jam Padat, Pemkot Tutup Mata
Truk Beroperasi di Jam Padat, Pemkot Tutup Mata
MAKASSAR -- Banyaknya truk bertonase besar yang melintas di sejumlah jalan-jalan utama dalam Kota Makassar, Sulawesi Selatan dinilai terjadi karena adanya pembiaran yang dilakukan institusi terkait. Pemerintah Kota Makassar dianggap tutup mata atas persoalan ini.

Sekretaris Komisi B DPRD Makassar, Hasanuddin Leo mengungkapkan, selama ini pemkot kurang perhatian terhadap mobilitas truk yang melintas dalam kota. Padahal, truk dengan tonase besar apalagi untuk jenis kontainer atau tronton, sangat riskan terhadap pengguna jalan.

"Apalagi dengan membiarkan truk dengan tonase besar dibiarkan lalu-lalang di jalan raya saat jam padat kendaraan, itu sangat membahayakan warga," ujar Hasanuddin di Kantor DPRD Makassar, Jumat (15/2).

Seharusnya, kata dia, ada regulasi yang mengatur waktu dibolehkannya truk melintas dalam kota. Harus ada jam-jam tertentu bagi truk yakni saat jalan raya sudah kurang kendaraan. Akibat dibiarkannya operasional truk kontainer dan tronton pada jam padat kendaraan, mengakibatkan kecelakaan sering terjadi.

MAKASSAR -- Banyaknya truk bertonase besar yang melintas di sejumlah jalan-jalan utama dalam Kota Makassar, Sulawesi Selatan dinilai terjadi karena

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News