Tukin untuk 10.807 Guru Madrasah di Aceh Segera Dicairkan

Tukin untuk 10.807 Guru Madrasah di Aceh Segera Dicairkan
Ilustrasi - Guru mengajar pada hari pertama sekolah tatap muka di Madrasah Aliyah Negeri 1 Aceh Barat, Aceh, Senin (20/7/2020). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/wsj

jpnn.com, BANDA ACEH - Kabar gembira bagi 10.807 guru madrasah di Aceh. Mereka akan segera menerima tunjangan kinerja.

Ini setelah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh akan segera mencairkan tukin bagi 10.807 guru madrasah di sana yang masih terutang sejak 2015.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh Iqbal mengatakan pelunasan tukin tersebut merupakan upaya pemerintah dalam memenuhi hak para guru dan dosen di Indonesia yang masih belum terlunasi.

"Alhamdulillah ini merupakan kabar gembira bagi kita semua. Semoga pelunasan tunjangan ini dapat membantu para tenaga pendidik di tengah wabah Covid-19 seperti saat ini," kata Iqbal di Banda Aceh, Jumat (25/6).

Menurut Iqbal, anggaran untuk pelunasan tukin guru dan dosen telah tersedia dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) setiap satuan kerja. Total anggaran untuk Aceh Rp 231,1 miliar.

Dia meminta setiap satuan kerja untuk berkoordinasi dengan Subbag Perencanaan Kanwil Kemenag Aceh untuk realisasinya.

"Lakukan secara tepat dan maksimalkan anggaran yang terserap dan hindari sisa realisasi," pesan Iqbal.

Dia meminta pihak madrasah segera melengkapi dokumen daftar penerima selisih tukin sesuai dengan data penerima yang telah melalui tahap verifikasi dan validasi atau verval dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kemenag Aceh akan segera mencairkan tukin bagi 10.807 guru madrasah di sana yang masih terutang sejak 2015.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News