JPNN.com

UKM Indonesia Gunakan Teknologi Digital untuk Fungsi Front Office

Survei menyoroti pernyataan adopsi, fokus transformasi digital untuk UKM Indonesia

Rabu, 25 Maret 2020 – 10:55 WIB
UKM Indonesia Gunakan Teknologi Digital untuk Fungsi Front Office - JPNN.com
Ilustrasi. Teknologi Digital. Foto: Dok. Epson

jpnn.com, JAKARTA - Menurut survei baru yang ditugaskan oleh penyedia solusi pencetakan terkemuka Epson, hampir empat dari lima (78%) usaha kecil dan menengah di Indonesia melaporkan bahwa mereka telah memulai perjalanan transformasi digital.

Sentimen ini sesuai dengan apa yang ditunjukkan oleh UKM di negara-negara ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) lainnya. Di seluruh wilayah, lebih dari setengah responden (55%) melaporkan berada pada tahap awal transformasi digital.

Survei terhadap 864 pembuat keputusan UKM di enam negara ASEAN terbesar berdasarkan PDB mencakup 154 responden dari Indonesia. Survei ini mendapatkan perspektif responden tentang adopsi teknologi, tahap kematangan upaya transformasi digital dan tantangan yang dihadapi bisnis ini dalam sebuah laporan yang berjudul, "UKM berupaya dalam Transformasi Digital di tengah-tengah rintangan".

“Survei ini menjelaskan langkah-langkah luar biasa yang diambil oleh UKM Indonesia untuk menjamin masa depan bisnis mereka,” kata Ishii Hidemasa, Managing Director Epson Indonesia.

“Temuan ini juga menjelaskan bahwa diperlukan dukungan industri yang lebih besar untuk menggambarkan hubungan antara investasi dalam teknologi sederhana dengan penciptaan bisnis digital berkelanjutan yang menghasilkan nilai yang dijanjikan dari transformasi digital.”

Mendorong Interaksi dengan Pelanggan

Berdasarkan temuan survei, upaya digital di seluruh proses bisnis telah difokuskan pada operasi front office seperti pemasaran dan penjualan, serta interaksi dan layanan pelanggan. Pada 72 persen UKM Indonesia yang menggunakan teknologi di front office, ini adalah yang tertinggi di kawasan ini. Interaksi dan layanan pelanggan juga mendapat skor tinggi sebesar 53%.

Selain itu, lebih dari setengah (56%) dari UKM Indonesia melaporkan bahwa mereka dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia secara real time dan melacak apa yang terjadi di seluruh bagian secara real time.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fri