UNG Berubah Nama jadi Universitas BJ Habibie, Mahasiswa Gelar Aksi

UNG Berubah Nama jadi Universitas BJ Habibie, Mahasiswa Gelar Aksi
Mahasiswa UNG memasang lilin di gerbang UNG, sebagai bentuk protes atas perubahan nama UNG menjadi Universitas BJ Habibie, Jumat (25/8) pukul 20.00 Wita. Foto: Jalal Khan/Gorontalo Post/JPNN.com

jpnn.com, GORONTALO - Senat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sudah memutuskan mengganti nama perguruan tinggi itu menjadi Universitas BJ Habibie.

Ratusan mahasiswa UNG menggelar aksi damai di depan gerbang kampus, Jumat (25/8) malam.

Mereka menyalakan lilin mengenang nama kampus UNG yang segera menjadi kenangan.

"Hari ini UNG yang telah membesarkan kita semua, kini berganti BJ Habibie," kata Candra, ketua senat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNG, membacakan puisinya, semalam. Ia termasuk mahasiswa yang menolak pergantian nama itu.

Aksi menyalakan lilin dibarengi dengan pembacaan puisi secara bergantian itu, memang sebagai bentuk penolakan mahasiswa terhadap penggantian nama UNG.

Para mahasiswa menilai, penggantian nama UNG menjadi Universitas BJ Habibie sangat tidak substansial jika hanya mempertimbangkan soal peningkatan kualitas.

"Seharusnya jika alasan kualitas pendidikan menjadi pertimbangan maka yang dilakukan adalah peningkatan kualitas para dosen maupun bahan ajar serta fasilitas yang ada di Kampus UNG, bukan malah mengganti nama kampus," kata Wakil Presiden Mahasiswa UNG Mohammad Affandi saat ditemui Gorontalo Post (Jawa Pos Group).

Ia mengatakan, pergantian nama kampus malah akan menambah beban pendanaan kampus. Karena nantinya akan banyak dilakukan perubahan ataupun pergantian fasilitas kampus yang kini masih menggunakan nama UNG.

Senat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sudah memutuskan mengganti nama perguruan tinggi itu menjadi Universitas BJ Habibie.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News