Ungkap Alasan Pemasangan Baliho Habib Rizieq, Novel Bamukmin Sebut soal Neo PKI

Ungkap Alasan Pemasangan Baliho Habib Rizieq, Novel Bamukmin Sebut soal Neo PKI
Pengendara sepeda motor melintasi spanduk Habib Rizieq Syihab di Jalan Raya Cipayung Jaya, Depok Jawa Barat, Rabu (12/8). Foto : Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Belakangan ini, banyak tersebar spanduk dan baliho yang memuat gambar Habib Rizieq Shihab di sejumlah titik di DKI Jakarta.

Tak hanya di DKI Jakarta, di sejumlah kawasan lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan lainnya juga banyak didapati spanduk tersebut.

Wakil Sekjen Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin mengatakan, tujuan dari pemasangan baliho yang begitu masif itu sebagai bentui perlawanan umat Islam terhadap pihak yang membenci ulama, khususnya neo-PKI.

“Neo-PKI itu sangat membenci agama dan ulama dengan bukti perusakan dan penghinaan terhadap Habib Rizieq Shihab saat demo 27 Juli di depan gedung DPR-MPR,” kata Novel ketika dikonfirmasi, Kamis (27/8).

Selain itu, pemasangan spanduk dan baliho juga sebagai bentuk kecintaan umat Islam kepada Habib Rizieq Shihab.

“Selain itu sebagai perlawanan komunis serta bertepatan dengan dirgahayu ke-75 RI dan juga milad ke-22 FPI, maka dipasangnya poster HRS seindonesia dengan moto ‘mereka rusak satu maka kami pasang seribu’  dan prinsip ini adalah dari para pencinta Imam Besar Habib Rizieq yang spontan,” tegas Novel.

Diketahui, beberapa waktu lalu sejumlah pihak sempat melakukan aksi demo di depan gedung DPR-MPR, Jakarta. Pada aksi itu, dibakar sebuah spanduk yang memuat gambar Habib Rizieq.

Kejadian ini pun sudah dilaporkan oleh kuasa hukum Habib Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya. Namun, hingga kini belum ada kejelasan kasus tersebut. (cuy/jpnn)

Novel Bamukmin mengungkap alasan pemasangan sejumlah spanduk dan baliho yang memuat gambar Habib Rizieq Shihab.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News