Update PPGA Semeru, Masyarakat Diminta Waspadai Beberapa Lokasi Ini

Update PPGA Semeru, Masyarakat Diminta Waspadai Beberapa Lokasi Ini
Truk pengangkut pasir terjebak lahar dari erupsi Gunung Semeru yang menerjang Dusun Kajar Kuning, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Foto: Ridho Abdullah/JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menyampaikan kondisi terkini erupsi Gunung Semeru.

Gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) itu kembali meluncurkan awan panas guguran pada Selasa, pukul 00.00 - 06.00 WIB.

"Secara visual Gunung Semeru tampak jelas dan asap kawah tidak teramati, kemudian cuaca cerah dan berawan, sedangkan angin bertiup lemah ke arah utara," kata petugas PPGA Semeru di Gunung Sawur Liswanto yang menyusun laporan aktivitas Semeru.

Liswanto menjelaskan awan panas guguran tercatat meluncur sebanyak tiga kali.

"Luncuran awan panas dengan amplitudo 20-22 mm selama 185-267 detik, sedangkan embusan tercatat enam kali kejadian dengan amplitudo 2-6 mm selama 20-55 detik," tuturnya.

Oleh karena itu, kata Liswanto, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status Gunung Semeru pada level II atau waspada.

Masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 1 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru dan jarak lima kilometer arah bukaan kawah di sektor tenggara-selatan.

"Masyarakat juga diminta untuk mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru," katanya.

Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menyampaikan kondisi terkini erupsi Gunung Semeru.