Usai Serangan KKB, Aktivitas Warga di Ilaga Normal Kembali di Bawah Perlindungan TNI dan Polri

Usai Serangan KKB, Aktivitas Warga di Ilaga Normal Kembali di Bawah Perlindungan TNI dan Polri
Petugas keamanan dari unsur TNI/Polri melakukan penjagaan di Masjid Al Ikhlas, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Jumat (7-5-2021). ANTARA/HO-Satgas Nemangkawi

"Tidak ada pengungsi di Ilaga, yang ada adalah masyarakat mengamankan diri dari serangan KKB. Setelah aman, masyarakat beraktivitas kembali," kata Iqbal.

Sementara itu, pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukkam) Mahfud MD telah memasukkan KKB sebagai kategori kelompok teroris.

Dengan masuknya KKB sebagai organisasi teroris, Polri berencana menurunkan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Tanah Papua guna memperkuat Satgas Operasi Nemangkawi.

Anggota TNI/Polri melaksanakan Operasi Nemangkawi dalam rangka memelihara keamanan Papua dari ganggu KKB.

Dalam kurun waktu tiga pekan terakhir, KKB makin intensif melakukan aksi kekerasan di Kabupaten Puncak, Papua.

Anggota KKB menembak dua orang guru, yakni Oktavianus Rayo (42) dan Yonathan Rande (30).

Oktavianus ditembak pada Kamis (8/4), sedangkan Yonathan, Jumat (9/4) lalu.

Selain itu, KKB juga membakar rumah guru dan tiga sekolah.

Satgas Nemangkawi memastikan aktivitas warga di Ilaga normal kembali pascaterjadinya serangan oleh KKB. Warga beraktivitas dengan aman di bawah perlindungan TNI dan Polri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News