Ustaz Zainul: Pak Presiden Jokowi yang Kami Hormati, Kami Ingin Mengadu

Sabtu, 24 Juli 2021 – 10:18 WIB
Ustaz Zainul: Pak Presiden Jokowi yang Kami Hormati, Kami Ingin Mengadu
Aksi damai warga Gili Trawangan di Lombok Utara, NTB, Jumat (23/7/2021). Warga mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo terkait adendum kontrak PT Gili Trawangan Indah (GTI) dengan Pemprov NTB. ANTARA/HO

jpnn.com, LOMBOK UTARA - Masyarakat di kawasan ikon pariwisata Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait adendum kontrak PT Gili Trawangan Indah (GTI) dengan Pemerintah Provinsi NTB.

Tokoh masyarakat Gili Trawangan Ustaz Zainul Abdul Hadi menyampaikan surat kepada Presiden Jokowi itu berisi penolakan terhadap adendum kontrak perusahaan yang diinisiasi Gubernur Zulkieflimansyah.

"Pak Presiden Joko Widodo yang kami hormati, kami ingin mengadu. Menanggapi sikap Gubernur NTB bahwa masyarakat Gili Trawangan, rakyat Indonesia dengan tegas dan penuh persatuan menolak adendum kontrak PT GTI yang dicanangkan oleh Gubernur NTB," kata Ustaz Zainul, Jumat malam (23/7).

Melalui surat itu, warga menyampaikan permintaan agar pemerintah memutus kontrak PT GTI yang dinilai telah dengan sengaja tidak bertanggung jawab dan ingkar atas tanggung jawabnya.

Menurut Ustaz Zainul, warga Gili Trawangan terlalu sering diabaikan. Padahal, leluhur mereka memiliki sejarah panjang dalam membuka lahan yang diabaikan serta membangun kawasan yang ditelantarkan itu hingga menjadi ikon pariwisata internasional.

"Kami menolak keras tuduhan Gubernur NTB sebagai masyarakat dan pengusaha ilegal, karena kami membayar pajak kepada pemerintah," ujarnya menegaskan.

Warga juga meminta Gubernur NTB agar dengan berani berhadapan dengan PT GTI untuk mengutamakan kepentingan rakyatnya, kepentingan NTB, dan kepentingan Indonesia.lo

"Kami masyarakat Gili Trawangan akan berdiri tegak hingga darah mengering di badan. Kami meminta pertolongan dan bantuan kepada Pak Presiden Jokowi karena tampaknya di NTB ini seolah tak ada lagi ruang-ruang tempat kami rakyat Gili Trawangan untuk mengadu," katanya mengutip isi surat tersebut.

SPONSORED CONTENT

loading...