Usut Kasus Korupsi, KPK Panggil Pemilik PT Jembatan Nusantara Grup

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil pemilik PT Jembatan Nusantara Grup Adjie pada Selasa (15/10).
Dia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi dalam proses kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi sebuah perusahan tahun anggaran 2019-2022.
Selain Adjie, KPK juga memeriksa VP Pengadaan di sebuah perusahaan transportasi negara Aman Pranata.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih, atas nama sbb AP dan A," kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika dalam keterangannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Adjie merupakan salah satu tersangka dalam kasus ini. Adjie menjadi tersangka bersama tiga orang lainnya.
Di antaranya Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi; Direktur Perencanaan dan Pengembangan ASDP, Harry MAC; dan Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP, Yusuf Hadi.
Keempat orang ini juga sudah dicegah ke luar negeri selama enam bulan. Pencegahan dilakukan untuk memudahkan penyidik KPK meminta keterangan mereka. (tan/jpnn)
Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?
KPK terus mengusut kasus dugaan korupsi dalam proses kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi sebuah perusahan tahun anggaran 2019-2022.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Usut Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Mempawah, KPK Sudah Tetapkan 3 Tersangka
- Ray Rangkuti Kritik Kinerja KPK, Kasus Hasto Dikejar, Tetapi Bobby Diundang Koordinasi
- Polda Riau akan Tetapkan Tersangka Kasus SPPD Fiktif yang Rugikan Negara Ratusan Miliar
- KPK Periksa 3 Saksi Lagi untuk Kasus Cuci Uang Andhi Pramono
- Usut Korupsi Tol Trans-Sumatera, KPK Periksa Petinggi PT Indonesia Infrastructure Finance
- KPK Periksa 2 Anggota DPR Terkait Dugaan Tipikor Dana CSR Bank Indonesia