Usut Kasus Wisma Atlet, KPK Diminta Jeli

Usut Kasus Wisma Atlet, KPK Diminta Jeli
Emerson Juntho dari ICW usai berdiskusi di Warung Daun, Sabtu (14/5). Foto: Kesuma Yudha/JPNN.
JAKARTA - Pihak Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar jeli dalam mengusut dugaan kasus pembangunan Wisma Atlet SEA Games XXVI di Sumatera Selatan. Wakil Koordinator ICW, Emerson Juntho mengatakan, dalam kasus suap Sesmenpora, Wafid Muharram ini, pihaknya mempertanyakan pilihan pemerintah untuk membangun wisma atlet dan bukannya memaksimalkan bangunan yang sudah ada.

"Kita ketahui, pembangunan wisma atlet di PON Kaltim dan Sulsel, setelah event bangunannya terbengkalai sampai saat ini," kata Emerson, dalam diskusi bertajuk 'Proyek SEA Games Diproyekkan' di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (14/5).

Selain itu, ICW juga mempertanyakan proses pembangunan itu sendiri. Tekanannya adalah, jangan sampai mekanisme yang diatur di Perpres Pengadaan Barang dan Jasa dimanipulasi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Mekanisme permintaan komisi, pemenangan tender, dan mark-up, menjadi suatu modus yang sering ditemui dalam proyek pembangunan infrastruktur di daerah," ujar Emerson.

JAKARTA - Pihak Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar jeli dalam mengusut dugaan kasus pembangunan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News