Utusan PBB Sebut Konflik di Sudan Sudah Mengabaikan Norma

Utusan PBB Sebut Konflik di Sudan Sudah Mengabaikan Norma
Pemrotes berkumpul di luar gedung Kementerian Kehakiman Sudan sambil memegang bendera Sudan dan spanduk yang menuntut pembubaran Kongres Nasional, Jumat (1/11/2019). Foto: ANTARA/Anadolu Agency/am

Sudan tidak memiliki pemerintahan yang berfungsi sejak Oktober 2021, ketika militer membubarkan pemerintahan transisi Perdana Menteri Abdalla Hamdok dan mengumumkan keadaan darurat, sebuah langkah yang dikecam oleh kekuatan politik sebagai "kudeta".

Masa transisi, yang dimulai pada Agustus 2019 setelah penggulingan Presiden Omar al-Bashir, dijadwalkan berakhir dengan pemilu pada awal 2024. (dil/jpnn)

Selama berminggu-minggu, Sudan dilanda konflik antara tentara pemerintah dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF).


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News