Viral Polisi Bantu Pemuda Hidup di Kolong Jembatan Tol, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Viral Polisi Bantu Pemuda Hidup di Kolong Jembatan Tol, Ini yang Sebenarnya Terjadi
Brigadir Budiman saat menolong pemuda yang kabur dari rumah usai berselisih dengan kedua orang tuanya. Foto: Tangkapan layar video YouTube Dhulur Budiman.

jpnn.com, SURABAYA - Anggota PJR Dirlantas Polda Jawa Timur Brigadir Budiman mendadak viral di media sosial setelah menolong pemuda yang tinggal di kolong Jembatan di Tol Sidoarjo. 

Aksi itu direkamnya kemudian viral di berbagai platform media sosial. Pemuda tersebut bahkan dicarikan indekos serta pekerjaan. 

Pemuda itu ditemukan berada di pojokan Jembatan tepatnya di KM 749 pada Kamis (26/8). Pemuda itu tinggal di lokasi tersebut lantaran terkena PHK. 

Ibunya meninggal dan ayahnya pergi entah ke mana. Budiman saat itu menolongnya dengan memberi uang untuk dibelikan makanan karena selama ini mengamen. 

Esok harinya, Budiman kembali mendatangi pemuda tersebut. Pemuda itu akhirnya mengaku sudah berbohong.

Sebetulnya kedua orang tuanya masih hidup. Pemuda itu kabur dari rumah usai berselisih dengan ayah dan ibunya. 

Dia terpaksa berbohong lantaran takut dibawa Budiman. Akhirnya pemuda itu dipulangkan ke rumah orang tuanya. 

Budiman sempat mengunggah klarifikasi dan permintaan maaf pemuda itu di akun YouTubenya Dhulur Budiman. 

"Dia sudah kabur dari rumahnya tiga bulan, tinggal di kolong jembatan sudah dua minggu,” kata dia saat dihubungi, Sabtu (28/8).

Selama tinggal di bawah kolong jembatan, pemuda itu hidup dari mengamen selepas maghrib hingga larut malam. Alasannya memilih waktu itu karena malu jika ketahuan teman-temannya. 

"Kalau ketahuan khawatir diinfo ke keluarganya lalu dibawa pulang, padahal dia tidak mau," beber dia.

Pemuda itu takut karena sudah berbohong ke polisi. Namun, Budiman tetap berbaik hati menolong pemuda itu. Setelah dipaksa akhirnya mau dicarikan indekos dan pekerjaan dekat rumahnya di Surabaya

"Dia minta identitas, alamat kos, dan nama orang tuanya dirahasiakan, sampai dia menemukan pekerjaan,” kata pria asal Tuban itu. 

Budiman mengaku sudah melakoni aksi mulainya sejak lama. Setiap berpatroli dia selalu mengamati sekitar apabila menemukan orang-orang yang membutuhkan pertolongan. 

Aksinya tersebut didokumentasikan kemudian diunggah ke akun YouTubenya. Dia biasa menolong orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) hingga pedagang kaki lima. 

"Saya di YouTube sejak tujuh bulan lalu,” kata Budiman. (mcr12/jpnn)

Viral polisi yang patroli bantu pemuda yang mengaku sebatang kara di kolong jembatan tol.


Redaktur : Natalia
Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News